Usai Diminta Audit, Inspektorat Serahkan Data Aset ke DPRK Aceh Timur
KOMPASACEH, ACEH TIMUR | Inspektorat Kabupaten Aceh Timur serahkan data aset bergerak milik Pemkab setempat kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur.
Data itu disampaikan kepada DPRK oleh Inspektur Faisal via WhatsApp kepada Ketua DPRK Aceh Timur Fattah Fikri pada Jumat, 15 September 2023.
“Data aset telah kita sampaikan kepada Ketua DPRK Aceh Timur pada Jumat, 15 September lalu,” kata Kepala Inspektorat, Minggu (17/9/2023).
Penyerahan aset itu dibenarkan oleh Ketua DPRK Aceh Timur Fattah Fikri kepada media ini, menurut Fattah Inspektur menyampaikan data aset tersebut melalui pesan WhatsApp pada Jumat, usai pihaknya menyampaikan permintaan secara terbuka melalui sejumlah media pada Jumat.
“Data tersebut telah kita terima melalui pesan WhatsApp pada Jumat, itu setelah pihak kita menyampaikan melalui media,” sebut Ketua DPRK Aceh Timur Fattah Fikri Minggu, 17 September 2023.
Meskipun telah diterimanya melalui WhatsApp sambung Fattah, pihak DPRK nantinya akan mempelajari lagi bersama sejumlah anggota DPRK lainnya, dan tidak tertutup kemungkinan, sejumlah kepala OPD juga akan dimintai keterangannya, terkait dengan data aset milik masyarakat Aceh Timur itu.
“Nanti pihak DPRK akan mempelajari lagi, dan tidak tertutup kemungkinan sejumlah OPD juga akan kita panggil, mengingat keberadaan aset ini sangat penting, karena ini milik Pemkab Aceh Timur yang dibeli dengan menggunakan uang rakyat,” tambah Fattah Fikri.
Fattah Fikri mengatakan, pihaknya hanya ingin memastikan keberadaan serta mengetahui kondisi aset tersebut. Sebab banyak aset bergerak dibeli dengan uang negara seperti kendaraan dinas dan alat berat tidak pernah kita ketahui posisinya, seperti di PUPR, Dinas Pertanian, DLHK dan sejumlah OPD lainnya.
Beberapa organisasi pemerintah daerah, dikatakan Fattah Fikri, selama ini sangat sulit menyerahkan data aset sesuai yang diminta. Hal ini menimbulkan kecurigaan DPRK Aceh Timur. “Data ini sangat penting diketahui oleh DPRK, baik yang masih tersisa maupun tidak,” tanda politisi Partai Aceh ini. [Redaksi].
Baca Juga:

Posting Komentar